Juni 5, 2026

PK

Departemen Ilmu Patologi Klinik Universitas Hasanuddin pada tahun 2016 ini untuk pertama kalinya  menerima mahasiswa kepaniteraan klinik ( koas ).
Kepanitraan Klinik  Patologi klinik dimulai pada tanggal  22 Februari 2016 dengan jumlah  peserta didik Tiga Puluh Tiga (33) Orang dengan masa studi selama dua minggu (efektif Delapan hari).
Selama menjalankan kepaniteraan klinik di bagian Patologi Klinik, mahasiswa diberikan pembelajaran klinik menenai pemeriksaan laboratorium yang meliputi indikasi pemilihan pemeriksaan, persiapan pasien, sampel, alat dan bahan, cara kerja, serta interpretasi tes sehingga dapat membantu pencapaian kompetensi mereka dalam penyaringan penyakit, menegakkan diagnosis, memantau terapi dan menentukan komplikasi.
Mengacu pada sasaran tingkat kompetensi dokter Indonesia (Knows, Knows how, Shows, and Does), maka kepaniteraan klinik patologi klinik memiliki standar kompetensi yang diharapkan tercapai oleh mahasiswa. Kompetensi ini meliputi sampling, Hitung Jenis Leukosit, pemeriksaan hemoglobin, pemeriksaan hematokrit, pemeriksaan leukosit, pemriksaan trombosit, pemeriksaan clotting time, pemeriksaan bleeding time, pemeriksaan laju endap darah/ kecepatan endap darah (LED/KED), permintaan pemeriksaan imunologi berdasarkan indikasi, penentuan indikasi dan jenis transfusi, pemeriksaan golongan darah, pemeriksaan inkompatibilitas, pemeriksaan sputum, indikasi parasite gastrointestinal dalam feses, pemeriksaan darah samar, pemeriksaan feses makroskopik dan mikroskopik, pemeriksaan sedimen urin, pemeriksaan glukosa urin, kultur urin metode dip slide, penilaian hasil pemeriksaan semen, pemeriksaan hCG urin, serta pemeriksaan gula darah (dengan Point of Care Test/POCT).
Untuk menunjang pencapaian kompetensi tersebut, mahasiswa. dibekali dengan buku pedoman kepaniteraan klinik patologi klinik yang juga disesuaikan dengan peraturan akademik pendidikan profesi dokter fakultas kedokteran Universitas Hasanuddin. Secara teknis untuk pencapaian sasaran kompetensi, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil dan mendapatkan penempatan/rotasi pada beberapa subdivisi klinik dengan rincian sebagai berikut:
a.    Subdivisi sampling selama 2 (dua) hari di RS Wahidin Sudirohusodo (RSWS) yaitu di unit Flebotomi Center dan Instalasi Rawat Darurat (IRD) dan RS Pendidikan  Universitas Hasanuddin (RSP UH).
b.    Subdivisi hematologi selama 2 (dua) hari di RSWS dan RSP UH.
c.    Bank Darah selama 1 (satu) hari RSWS.
d.    Sub divisi cairan tubuh selama 1 (satu) hari RSWS (Flebotomi Center dan IRD) serta RSP UH.
e.    Sub divisi infeksi tropis selama 1 (satu) hari RSWS.
f.    Sub divisi imunologi dan kimia klinik (satu) hari di RSWS.